Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol

Menghayal Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol. Cerita panas ini merupakan ceritaku yang sangat aku sukai lantaran ini merupakan pengalaman pribadiku yang sangat menantang. Bersetubuh dengan istri yang mewakili hal yang tidak bisa dilakukan dan menantang ini adalah hal yang sulit dilakukan pada orang. Itu sebabnya jika Anda yang mengalaminya juga akan merasakan hal yang sama dengan saya. Namun setiap orang punya cerita dan selera humornya masing – masing. Jadi disini juga saya akan menceritakan pengalaman saya jalani bersama dengan istri pejabat itu.

Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol

Awal Cerita: Ini adalah kisahku waktu melakukan penelitian ilmiah di Manado, kota yang terkenal dengan kecantikan wanitanya. Saat ini karena prestasiku yang sangat baik, saya mendapat penghargaan untuk menerima dan meminta fasilitas yang saya minta untuk penelitian selama satu bulan dari sponsor dan pemerintah. Para pejabat daerah itu juga sangat antusias menyambut saya, mereka sangat mengharapkan penelitian ilmiah ini menjadi faktor pendorong bagi perkembangan ekonomi wilayahnya. Salah satu dari para pejabat itu pula yang memberiku kehormatan untuk tinggal bersama di kawasan khusus pemerintah dan pengusaha terkenal di kota itu. Lagi-lagi aku bisa menabung jatah uang yang diberikan oleh sponsor dan fakultas.

Perkenalan Diri

Oh ya, nama panggilanku Agus, saat ini aku dipanggil 24 tahun, aku diterima sebagai siswa di Universitas Osaka, negeri para Shogun dan Shamurai. Badanku biasa saja dengan tinggi 170 cm kulit kuning langsat, wajah sering bisa memenangkan (nggak nyombong lho). Ada yang aneh di dalam diriku, di usiaku yang sekarang aku lebih suka wanita yang menikmati 37 sampai 45. Rasa-rasanya aku jauh lebih menikmati wanita-wanita dewasa, ibu-ibu yang kaya atau para tante girang. Dalam hal hubungan seks, hubungan mereka jauh lebih peka dan mm pokoknya heboh. Jelas itu karena kepuasan mereka akan kepuasan seks lebih dari biasanya dan juga mungkin karena faktor kematangan

Nama-nama yang ada di dalam cerita ini hanya samaran, jadi jika ada yang bisa diterima tolong hubungi hansip di tempat masing-masing. Cerita ini kutulis bersama orang kedua yang juga merupakan bagian dari pertemuan. Jadi, dua pribadi yang akan berbicara di sini, aku dan seorang wanita yang menulis dalam tulisan ini disebut Ibu Linda. Dan percaya atau tidak, cerita ini kami tulis sebagai selingan setiap kali kami melakukan hubungan seksual. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Keluarga Pak Rudy, tempatku tinggal, adalah keluarga kaya dan terpandang di seantero provinsi Sulut. Disamping Pak Rudi sendiri yang mewakili teras Pemda, keluarga itu juga memiliki beberapa perusahaan besar yang bergerak di berbagai bidang. Saya memimpin sendiri kelompok perusahaan perkapalan dan mengelola hasil hutan, memfokuskan mereka mengirim ke luar negeri. Satu di Australia dan dua lainnya di London. Di rumah itu mereka tinggal dengan tiga orang pembantu, dua sopir dan dua tukang kebun yang sehari-hari “ngantor” dari jam tujuh sampai jam lima sore. Sebagai orang kaya dan terpandang, Pak Rudi juga terkenal dermawan (entah pura-pura dermawan, entahlah).Ada juga seorang adik perempuan Pak Rudi, Lisa yang masih single tetapi sudah berusia 38 tahun, ia seorang dokter yang menerima rumah sakit di kota itu.

Seperti kebanyakan perempuan Manado, kulit Mbak Lisa (demikian aku memenangkannya) putih bersih, lebih mirip seperti gadis Amerika sono melawan orang melayu. Hidungnya mancung dengan bibir yang sensual sekali. Kalau mau lihat dadanya hmm .. ukurannya terus terang saja di atas rata-rata. Tak kalah cantiknya istri Pak Rudi, aku biasa memanggilnya Ibu, untuk pindah kedudukan sebagai pengatur kehidupan rumah tangga itu, orang mengenalnya dengan panggilan Bu Linda. Tubuhnya biasa saja, tak berlebihan dan tak gemuk, pas. Ia sedikit cerewet, mungkin karena semangatnya sebagai wanita karir yang berdisiplin tinggi. Dalam masalah waktu ia termasuk golongan “gila ketepatan”.Tapi Linda tak pernah kepagian dan tak pernah juga kesiangan, ia selalu tepat waktu. Bicaranya selalu diplomatis, topik pembicaraannya dengan pembicaraan pasti terdengar sangat ilmiah. Ia memang Sarjana Ekonomi dan Manajemen memahami UI di Jakarta, jadi jangan bertanya-tanya sesekali ia bicara masalah politik atau masalah ekonomi nasional selain dunia. Tapi ada satu hal yang kuanggap sebagai kekurangan wanita ini, wajah manisnya lebih sering terlihat judes dan “membunuh”, ia pelit senyum!

Aku Dekat Dengan Sopir

Di rumah itu, aku paling dekat dengan pribadi dengan supir mereka. Namanya Pak Yos, Yosef Sengkei lengkapnya. Lebih dari 51 tahun, pensiunan ABRI yang sudah mengabdi pada keluarga itu tidak kurang dari sepuluh tahun. Kami sering berbicara ngalor ngidul. Ia memang ditugaskan untuk mengantarku kemana saja dalam studio yang disetujui di lapangan sehingga kami punya banyak kesempatan untuk ngobrol.

Hanya lima hari sejak aku di sana, ada kejanggalan yang terjadi pada keakraban di dalam keluarga itu, lebih dari itu kata Pak Yos setiap kompilasi. Ia menyukai keluarga Pak Rudy sejak aku ada di situ. Namun Linda yang sangat sulit tiba-tiba jadi sedikit ramah dan terbuka, masih super disiplin tetapi tidak setegang dulu. Mbak Lisa juga begitu, sekarang ia betah di rumah, sejak aku memang kerap ngobrol pada malam berlalu. Hanya masalah Kehidupan di negara ini atau perkembangan di negara ini. Dulu-dulunya kata Pak Yos, Mbak Lisa nggak pernah sedetikpun terlihat duduk di taman dekat kolam renang di belakang rumah. Habis dari rumah sakit langsung saja ngeloyor tidur, demikian cerita lelaki tua itu dengan polosnya.Kucoba jadi pendengar yang baik, Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Tapi memang, aku bisa meminta perhatian khusus pada Lisa. Ada perasaan aneh saat pertama kali memandang perempuan setengah baya itu, sementara hanya beberapa detik saja kami saling memandang, tapi aku suka perasaan seperti ada aura yang kuat memancar dari kacamata. Namun sebagai pendatang baru menunggu dengan status “Numpang-Man !!!” Dan cepat-cepat aku menangkis semua bayangan-bayangan vulgar tentang kemolekan tubuh Lisa yang pernah bercokol di kepalaku saat aku melihat beberapa kali Lisa menerima kunjungan dokter rekan. Mereka kurang lebih seumur hidup, tetapi menurut Lisa yang mulai minggu lalu terbuka itu, Dokter Anton (begitu Lisa diundangnya) sudah beranak istri. Hanya saja menurut cerita dokter itu ia tak sebahagia yang didambakannya.

Pak Rudy, lelaki yang diterima 55 tahun ini sangat dekat dengan rumah tangga, ia lebih sering tinggal di luar rumah, maklum pengusaha sekaliber dia dengan bisnis yang beragam ditambah dengan tugasnya di departemen pemerintah membuat lebih mudah untuk keluarga. “Dua puluh empat jam saja rasanya tidak cukup, Gus”, katanya suatu hari. Yah, jelaskan beragam keluarga Pak Rudy dengan beragam karakter mereka. Diam-diam aku juga sering memetik pelajaran dari keluarga untuk penelitian ilmiah ini.

Kami Sedang Berada Di Ruangan Keluarga

Aku masih ingat, malam itu 27 September 1998. Seperti biasa kami, aku, Bu Linda dan Lisa tergantung di ruang keluarga. Kami menghabiskan waktu sambil menonton acara televisi dan menikmati kue-kue kecil sehabis makan malam. Pak Rudy biasanya sampai di rumah cukup larut, antara pukul sepuluh sampai duabelas. Saat ini sudah pukul sembilan malam waktu setempat. Kami semua duduk di sofa menghadap TV di ruangan itu, ngobrol sana-sini tentang semua yang up to date. Tapi anehnya, malam itu perhatianku seperti hanyut pada wanita kedua baya itu, sudah pakai baju terusan sutra yang polos tak berlengan jadi tampak benar-benar menonjol. Dada dan bahu mereka yang putih mulus itu menjadi titik perhatian mataku.Aku suka terhipnotis, terutama oleh pesona tubuh Bu Linda yang duduk sangat disampingku. Istri Pak Rudy yang berwajah manis suka suka kehilangan warna judesnya. Pojok mataku lebih sering melirik ke celah gaun tidurnya yang sesekali menampakkan bungkusan buah dada montoknya. Untung aku masih bisa mengendalikan, mereka beberapa kali menanyakan sesuatu tentang Jepang. Kujawab seadanya dengan mata yang masih saja jelalatan. Agen Poker Domino

Setelah memutuskan dengan cukup seksama ternyata Bu Linda berwajah lebih manis dari adik iparnya itu. Meskipun Lisa lebih muda empat tahun darinya tapi kalau mau jujur, aku lebih senang kalau yang ngajak .. mm Bu Linda. Ah pikiranku mulai ngeres, mereka sering berbicara dengan topik yang tak kuketahui, inilah kesempatanku untuk dibahas-curi melihat kearah perbedaan di bawah ketiak Bu Linda. Dan secara tak sadar, aku tak tahu kalau posisi dudukku dan Bu Linda hanya berjarak beberapa sentimeter saja. Aku tak tahu apa yang menggerakkan badanku untuk terus mendekat dan hmm .. kulit halus itu terasa tersentuh bulu-bulu tanganku yang langsung saja merinding. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Sekali, kedua wanita memutuskan baya itu tidak menerima canggung sama sekali. Layaknya anggota keluarga itu, mereka sama sekali tak terlihat oleh posisi duduk aku dan Bu Linda. Tak sampai lima belas menit setelah itu, Lisa menguapkan kantuknya. Rupanya dokter lajang dan cantik itu terlalu lelah, ia memang mengatakan minta siang jika ia selesai memimpin operasi. Tak heran jika ia tampak sangat lelah, tampak sayu dan sedikit merah.

Lisa Akhirnya Tidur

“Kak Lin, aku tidur dulu ya?” Serunya pada Bu Linda, hmm waktu beranjak dari sofa pahanya perempuan dilihat olehku. Tapi ah, perhatianku sudah telanjur pada Bu Linda.

“Gus … Mbak permisi dulu, kamu nggak ngantuk ..?”

“Nggak kok, Mbak. Selamat tidur ya ”, aku mengedipkan sebelah mata.

“Makasih ..”, katanya sambil berlalu dari pertemuan kami, ia menerima balasan dari mataku dengan senyum.

Beberapa saat kami berdua terdiam, tinggal aku dan Bu Linda dan TV yang ngoceh tak karuan dengan acaranya. Aku tak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh istri Pak Rudy itu. Sementara aku sendiri asik menghayalkan jika-jika suatu saat nanti tubuh wanita ini bisa kusentuh, kuraba, kuremas, kucium dan ooowww kutiduri sepuas hati.

“Heii … kenapa aku jadi begini ya? Rasa-rasanya ada yang aneh malam ini, tunggalan dengan pemuda ini, sesuatu yang mungkin ada di luar dugaan?”

“Hmm … anak ini boleh juga, semoga suamiku pulang lebih larut lagi ..”

Batin Bu Linda suka memindahkan getaran sejuk dari tubuh anak muda yang ada di sampingnya.

“Aneh, kenapa aku biasa-biasa saja, dia bukan siapa-siapa. Hanya aku yang mengenalnya, hanya satu minggu, tetapi rasa-rasanya ia seperti orang yang telah lama kukenal ”perempuan itu mencoba sedikit menggerakkan bahunya sehingga menimbulkan pergesekan di antara kulitnya. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Eiiit … apa-apaan ini Bu Linda, mungkinkah dia berpikir sama denganku?”

“Ii … ibu, bapak pulang jam berapa Bu?”

“Entahlah… ibu juga nggak pernah perhatiin lagi tuh, pulangnya jam berapa”, dapatkan jarak jauh dari atas meja dan perlu dipindahkan perhatian kearah TV.

“Apa kamu punya rasa yang sama denganku, Gus? Semoga saja iya ..? Tapi benar juga katamu. Apa suamiku tak cepat datang dan temukan kita sekarang … ”Batinnya mulai dilanda konflik.

BACA JUGA:  Cerita Pembantuku Yang Montok Selalu Membuatku Sange

“Kamu di Jepang nggak punya pacar, Gus?” Ia menggeser duduknya yang terlalu dekat, lengan bagian atas tak lagi menempel di ujung bahuku. Aku agak sedikit kecewa. Sudut mataku masih diambil hanya gerakannya yang cukup ditangkapakan.

“Dulu, tapi sekarang sudah nggak lagi …,

“Kalau bisa ibu tahu, kenapa kamu sampai putus? Maaf ya ”,

“Nggak apa-apa, Bu. Hmm kami nggak punya titik temu saja ”, jawabku,

“Titik temu ..?”

“Ya. Kami tidak cocok dan sama-sama egois, tapi aku rasa bukan karena masalah budaya, tapi karena mungkin sama-sama masih muda dan ego aku yang masih tinggi”,

“Lho yang lama kamu bisa jadi pasangan atau mm pasangan yang cocok?”

“Nggak juga kok, Bu. Malah saya rasa sebaliknya, saya kira saya hanya akan lebih cocok dengan yang lebih dewasa ”, saya mencoba puas diri dengan arah percakapan itu.

“Apa maksud dewasa yang kamu maksud?

“Mungkin ya, kalau mau jujur ​​saja, aku lebih suka wanita yang lebih tua dari segi tua”,

“Hei … hei … kamu mau sama aku? Hmm, kamu lumayan ganteng lho”, batinku.

“Emang kamu pernah pacaran sama yang lebih tua eh dewasa gitu?”

“Pernah sih, tapi sayang … harus putus juga”,

“Kok putus terus sih?”

“Dia sudah berkeluarga, bu ..”

“Aku juga mau kalau kamu mau, lebih enaknya selingkuh sama yang lebih muda kayak kamu, kamu mau.? Kalau ya, malam ini juga aku kasih kamu, Gus ”, teriaknya dalam hati.

Melamun Dan Menghayal 

“Tapi, pantas nggak sih kalau aku … mm .. sama pemuda selamat ini, gimana puas ya? Sudah lama saya ingin momen seperti ini”, tak disangka wanita bersuami itu kini berkhayal tentang perselingkuhan yang tak pernah sama lagi dalam pikirannya, sungguh ajaib anak muda ini, seperti memancarkan birahi yang sangat kuat pada perempuan yang dituju. Malah lebih jauh lagi, batinnya semakin mengkhawatirkan, takut tak lagi memperhatikan TV, diintipnya tingkah anak muda lebih panjangnya dengan seksama lewat pojok sedang diputar tangan.

“Ada kejanggalan pada gerak-gerik anak itu, memang, hmm akan kupancing dia”.

“Tapi kau wanita bersuami, Linda, lebih jauh darimu.” Selayaknya jika kau yang mengundangnya NAK, bukan sayang, lagi pula kabar tentang kebiasaan buruk suamimu belum tentu benar.

“Tapi kenapa suamiku belum juga pulang?” Hati wanita itu terus berkecamuk, ia berusaha keras mengatasi hal itu dari pemuda gagah yang ada di tempat duduk ia duduk. Ia juga berpikir sambil duduk, mereka bisa membuat orang lain termasuk berpikir, tetapi juga mengherankan juga, menganggapnya terlalu berat untuk bergeser. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Sayang sekali ya, tapi ibu lihat hal itu normal saja kok”, ia berusaha mencari pembenaran, meminta penuh untuk meminta jalan bicara yang menjurus ke Arah yang ia minta.

“Nggak ngerti saya, Bu. Tapi… ng… aku masih berharap bisa menemukan yang seperti itu ”, Waw! Tapi Linda menyingkir bagian bawah gaun tidur itu tersingkap cukup menantang. Paha putih mulus dengan cepat dihapus perhatianku dari daerah ketiaknya.

“Apakah ia lupa kalau seleraku adalah wanita yang bertahannya? Atau ia memang sengaja memancing reaksi? Kenali suami mereka banyak“ jajan ”di luar rumah. Atau jangan-jangan ini memang sikap yang ia anggap biasa saja, Ingat, paling tidak dia pernah tinggal di Jakarta cukup lama, pasti diterima menamatkan kuliahnya di UI.

Pada Saat Itu Kami Terdiam Membisu

Kami berdua terdiam untuk beberapa saat, tampak memang kami mempertimbangkan hal yang sama tapi sama-sama malu dan enggan untuk mengungkapkannya. Sudut mataku penuh mentok ke arah buah dadanya yang maju banget, lebih dari rata-rata. Kuperhatikan lagi berbicara dengan seksama, kulirik muncul lalu membayangkannya, hmm .. Bu Linda ini betina betina yang tercantik yang pernah kulihat. Tapi .. Bagaimana caranya? Aku bingung sendiri sampai tiba-tiba dia membuka pembicaraan lagi, “Gus, menurut kamu kabar burung tentang kebiasaan buruk para elit pemerintah yang mendapat hobi“ jajanan ”itu betul, nggak?” Ia tak mau lagi mencari pembicaraan itu. Wah ini dia kesempatanku!

“Membuka ibu cukup terlambat juga, ibu masih menganggap itu burung burung tapi aku sudah pernah menelitinya secara ilmiah, Bu”,

“Oh ya?” Dia tampak bersemangat lagi,

“Ya, dulu saya bersama teman pernah melakukan penelitian dengan mengambil sampel dan pemungutan suara di antara keluarga para pejabat dan eksekutif di Jakarta”,

“Terus … terus gimana …” ia memotong,

“Menarik cukup mengejutkan, sekitar 60 persen dari para bapak-bapak yang mengaku pernah atau memang sering melakukan”,

“Hah ..!” Bu Linda terperanjat, pandanganku tajam, peluang ini lagi untuk membalas tatapan wanita cantik itu. Sambil lalu, saya dapatkan keterangan yang sebenarnya hanya khayalanku saja, ini untungnya ilmuwan, biar ngawur juga sedikit tidak bisa dipercaya.

“Dan yang lebih aneh lagi, Bu. Sebagian besar dari para responden menganggap hal tersebut sudah lumrah. Malah ada lagi yang membantah fakta aneh jika ada teras dan eksekutif tak punya wanita lain selain itu, lebih rumit jika saya katakan mitra seks lain karena para wanita sebelumnya memang lebih sering bekerja sebagai teman kencan. Jika para pejabat pusat biasanya mengincar para artis dan bintang film, tentu saja dengan konpensasi yang sebanding untuk si wanita, dan pejabat daerah biasanya memakai kedok perusahaan swasta mereka, merekrut gadis-gadis cantik untuk digunakan simpanan dengan kedok untuk mereka sebagai sekertaris, staf dan lain- lain ”, jelasku panjang lebar, kata-kata itu muncul begitu saja dari mulutku dengan logika yang sedikit ngawur.Bu Ani tampak sangat serius menanggapinya. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Kalau menurut kamu, Bapak gitu nggak? “Saya meminta bantuan yang kutunggu, jantungku pun berdetak mulai dengan cepat dan dengan susah payah, saya siapkan intonasi suara agar terdengar stabil.

“Ngg … gimana ya, Bu. Ini yang berat. Tapi …” Aku jadi ragu menjawabnya, Aku harus mendapatkan perempuan malam ini juga, ya, harus, harus.

“Tapi apa, Gus?” Ia semakin penasaran,

“Tapi aku kan baru di sini, selain itu juga belum, Bu.”

“Ooo… iya kamu benar juga, tapi nggak ada salahnya lho. Tapi oke lah, kita kembali ke topik tadi, terus gimana hasil penelitian kamu di antara para pejabat menteri ”, buat jadi kikuk, Bu Linda perlu santai, senang yang sedari tadi dilipat itu sekarang dia selonjorkan.

“Ya Tuhan, aku harus mencari lagi untuk mencoba melakukannya, ah peduli setan, aku bukan suami yang setia. Dan lagi apa gunanya sih? Oh .. Agus, tolong aku malam ini, nikmatilah aku ingin sekali merengkuh tubuhmu, beri jalan padamu untuk membuka tubuhku ”, ia agak segan saat batinnya ingin menyebut nama benda yang ada di selangkangan pemuda itu. Dan … wooow, reaksi apakah itu? Ia suka melihat jelas pada permukaan celana anak ini.

Aku pun mulai kehilangan bahan omongan, otakku sudah melepaskan bayangan vulgar tubuh wanita mulai berempat ini bertelanjang bulat di hadapanku. Pantat dan pinggulnya yang aduhai itu, oh betapa nikmatnya kalau tanganku bisa meremas-remasnya. Suasana mendadak, cukup lama, tak sepatah katapun yang keluar dari mulut kami, Ya ampun, bagaimana memulihkan aku … aku ingin sekali memunculkan benda itu tapi bagaimana tangan ini terasa seperti takik bisa kugerakkan. Ini kali pertama aku begitu bergairah pada lelaki sejak perkawinanku sembilan belas tahun yang lalu, mungkinkah? Ini bisa kulakukan… ooohh aku ingin cepat-cepat meremas batang penismu anak muda!Oohh senang nikmatnya kalau anak ini sampai menindihku, memainkan seluruh alat vitalku, mulai liang rahimku ooohh, akankah ia jadi orang pertama yang berselingkuh denganku. Jari tangan Bu Linda saling meremas keras, aku jadi semakin yakin kalau wanita ini memang menginginkannya, sikat saja, Gus! Dia wanita kesepian! Lihat gerak-geriknya, ganti pertimbangan, kecantikan malah, bukankah itu yang kau cari? Entah dari mana datangnya teguh, lebih tepat kalau dibilang kenekatanku. Tanganku tiba tiba tiba di atas telapaknya yang saling meremas tadi. Agen DominoQQ

“Ada apa, bu. Ibu suka sedang memikirkan sesuatu? ”Kupandangi pandangan yang indah, bibir manisnya yang tampak begitu ranum itu seperti kehilangan warna keseharian yang biasanya ia tunjukkan pada para pekerja.

“Gus”, panggilnya serak dan berat.

“Ya, bu?”

“Ibu ingin sesuatu dari kamu… dan ibu harap kamu mau meluluskannya”, ia menatap mataku. Teduh sekali pandang wanita ini, ubah ubah seperti pengantin baru yang sedang berjuang malam pertama. Aku yakin, saat itu aku tak bisa lagi mengendalikan diri, sebelahmu bergerak meraba pundaknya, entah setan dari mana yang memberiku tenaga tapi aku yakin seyakin-yakinnya… ini malam pasti bakalan terjadi,

Akhirnya Kami Bertarung Bibir

“Saya berharap inilah ibu ingin”, kataku lalu mengarahkan bibirku pada bibirnya yang merah… entah berapa lama setelah itu kami berdua sudah turun dari sofa dan ikut bertarung bibir yang sangat hebat. Tak ada lagi kata-kata, yang terdengar hanya desahan berat mengiringi waktu dan suasana yang lebih panas, aku menindih memakai lantai berlapis karpet tebal itu. Sementara tanganku meraba permukaan dadanya yang menggelembung besar dan montok, kususupkan telapakku melalui celah dasternya lalu dengan cekatan jari-jariku menarik BH-nya ke atas. Hmm… kelembutan buah dada perempuan semakin baya semakin membuatku bernafsu menggumulinya. Tangan kiriku tak mau ketinggalan, merambat ke arah bawah menuju daerah pangkal pahanya, dari situ kutarik celana dalam pink-nya ke bawah dan langsung kulorotkan, Bu Linda menyambutnya dengan meloloskan CD yang lepas dari disambut. Sejenak kuhentikan aktivitas itu, kurenggangkan jarak antara tubuh kami, lalu perlahan-pelan kulepaskan dasternya yang begitu tampak seksi dimataku.Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Ooohh akhirnya … mm … gumuli aku, sayang, gumuli aku, setubuhi wanita kesepian ini … ooohh …”

“Ibu yakin akan melakukan ini, bu?”

“Teruskan sayang, puaskan ibu malam ini. Ibu memang sudah lama ingin melakukan ini, kamu akan jadi lelaki pertama yang menyetubuhi ibu selain suami, lakukanlah, Gus, lakukan, ibu mau, Gus. Mau .. mau … teruskan sayang … ”ia mengangkat-mengangkat dan mengangkat aku meloloskan dasternya dan… tubuh bahenol istri Pak Rudi yang sekarang telah tersaji lengkap di hadapanku. Tergesa-gesa kulepaskan pakaian dan celana dalam yang kukenakan. Mata permpuan itu melotot melihat sesuatu yang berdiri tegak di selangkanganku, raut mukanya menampakkan rasa khawatir bercampur gembira.

“Besar sekali sayang … ya ampun, gimana rasanya?” Serunya genit sambil mengulurkan tangan kearahku. Aku kembali menindih tubuh kembali yang begitu menggairahkan itu. Mulutku langsung menuju puncak gunung kembar di dadanya dan crooop… menyedot puting susunya yang merah kecoklatan. Ternyata bentuk payudara ini jauh lebih bagus dari payudara wanita-wanita lain yang pernah kugauli, malah Annie mantan pacarku pun tak ada apa-apanya sebelum Bu Linda.

“Ooohh … nikmatnya mulutmu sayang ooohh, kau benar-benar lelaki yang pertama kali memberiku kenikmatan seperti ini, suamikupun tidak pernah …”

“Ng .. aahh .. sedooot yang keraas … uuuhh .. nikmat sekali sayang”,

“Kenapa aku tiba-tiba tak sabar ingin masuki batang penismu? Menelan air manimu seperti di film itu atau menampungnya dalam rahimku ooohh … akupun rela jika berisi anak hasil haram ini … sayang, ooohh setubuhilah aku sepuasmu, nak. Kau harus memberiku kepuasan malam ini. ”

Pinggulnya bergerak ke samping kiri dan kanan, seperti meminta aku untuk segera memulai menyetubuhinya. Tidak mungkin, terlalu cepat. Kutolak wajahku sambil terus menjulurkan lidah di permukaan perutnya terus turun dan sampai di daerah yang paling disukai, hmm muncul juga tuan rumah, daerah ini terawat baik sekali. Tak perlu ragu.

“Ibu mau diapain sayang ooohh .. ibu malu”, berusaha berusaha sambil menarik rambutku. Namun rasa geli di permukaan perutnya sangat disukai. Beberapa saat kemudian tangan itu malah mendorong kepalaku semakin bawah dan… nyam-nyam ini dia! Hutan lebat yang diganti oase itu kusingkap, oh… Mencabut kedua bibir vaginanya dan creeep… ujung hidungku kupaksakan masuk ke dalam celah vagina yang sudah sedari tadi becek itu. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Aahh… kamu nakaall”, jeritnya cukup keras, terus terang vaginanya adalah terindah yang pernah aku cicipi, bibir kontolnya yang merah merekah dengan bentuk yang gemuk dan lebar itu membuatku makin bernafsu saja. Bergiliran kutarik kecil kedua belah vagina itu dengan mulutku. Tak kusangka wanita pemiliknya pernah mengeluarkan tiga anak dari vagina ini. Cairan kelamin mulai deras mengalir dari lubuk rahim Bu Linda.

“Uuuhh… kamu yang memperlakukan aku seperti ini, ooohh aku bahkan tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya, ya ampuuunn ooohh lidahmu oooh nikmatnya. Jangan pernah sebelumnya menyukai saya suka seperti ini, ah masa bodoh dia hanya seorang pecundang sekarang. ”

Sementara aku asyik menikmati bibir kontolnya, ia terus mendesah merasakan kegelian, tetap setia gadis perawan yang baru merasakan seks untuk kali pertama, terima kasih wanita ini dan sungguh-sungguh bodohnya Pak Rudy. Lelaki botak itu mungkin sedang asyik dengan perempuan lain malam ini. Jadi wajar saja kalau diminta bersetubuh denganku, adil kan?

“Aahh .. sayang … ibu suka itu yaahh sedooot lagi dong sayang oooggghh”, ia mulai banyak menggunakan kata sayang untuk mengundangku. Sebuah panggilan awal yang terlalu mesra untuk memulai awal ini. Tapi kuakui sikapnya yang dewasa dan keibuan inilah yang menjadi daya tariknya. Lima menit kemudian …

“Sayang .., Ibu ingin mencicipi kamu juga”, katanya seperti memintaku berhenti menari lidah di atas vaginanya.

“Ahh, baiklah Bu, sekarang pindah ibu”, lanjutku kemudian mulai mengangkang di atas memulai yang masih berbaring. Tangannya langsung meraih batang penisku dan sekejap terkejut meraih ukurannya yang jauh di atas rata-rata.

“Ini barang atau ketimun, Gus?”

“Mungkin ini nggak akan cukup masuk .. aah mm … ngggmm”, belum lagi kata-kata isengnya keluar aku sudah menghunjamkan penisku kearah mulutnya dan jongkok langsung memenuhi rongganya yang mungil itu. Matanya menatapku dengan pandangan lucu, sementara aku meringis menikmati kegelian yang sulit membuat batang penis itu tegang dan keras.

Aku Mendesis Merasakan Kenikmatan

“Aduuuh enaak Bu ooohh enaknya Bu ooohh ..”, mulutku mulai mengeluarkan tempat bersandar sampai aku terduduk lagi di sebuah sofa panjang sementara ia terus menyedot dan mengocok gerai mulutku yang membuka mulutnya yang kini tampak semakin bertambah. Tangan saya mendapatkan payudara yang menggelayut bergoyang kesana kemari sembari sebelah kanan memberi tahu rabaan di punggungnya yang halus itu. Sesekali ia menggigit kecil kepala putaranku dalam mulutnya “, mm … mm …”, hanya itu yang keluar dari mulutnya, melalui telapak tanganku yang meremas keras daging empuk di dadanya. Apakah saya sanggup menerima penis ini di dalam vaginaku, eh… menghargai. Tak kubayangkan ada lelaki muda dan gagah dengan ukuran partisipasi sebesar dan sepanjang ini, alangkah nikmatnya, aku sudah tak sabar lagi.Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Pangkas…” ia mengeluarkan kemenanganku dari mulutnya .. dan berdiri tegak di hadapanku, aku langsung menyergap pinggulnya dan lagi-lagi, daerah selangkangan dengan bukit itu kuserubuti dan menyedot minuman mani yang telah membanjir di bibir vaginanya.

“Aooouuuhh … ibu ndak tahan lagi sayang ampuuun … Gusss … hh masukin ibu sekarang juga, ayooo ..”, pintanya sambil lalu beranjak dibagikan tepat di atas pangkal pahaku yang terduduk di sofa, selangkangannya tersibak di antara tempat duduk yang sudah ditinggali liang vaginanya yang buka lebar itu siap menerima masuknya besar penis sekarang sudah benar-benar tampak tegak lurus dan keras. Pelan sekali ia menempelkan bibir injeksinya di kepala penisku dan mendorong lembut,

“Nggg … aa .. aa .. aa .. iii … ooohh masuuuk … aduuuh besar sekali sayang, ooohh …”, ia merintih, memucat seperti orang yang terluka iris. Aku tahu kalau itu adalah reaksi dari bibir vaginanya yang terlalu rapat untuk ukuran penisku. Dan Bu Linda adalah wanita yang datang mengatakan mengatakan hal yang sama. Namun jujur ​​saja, ia adalah wanita terhormat baya tercantik dan terseksi dari semua wanita yang pernah kutiduri. Buah dadanya yang membusung besar itu langsung kuhujani dengan kecupan-kecupan pada kedua putingnya secara bergiliran, sesekali aku juga mengimbangi gerakan naik naiknya naik pinggul dengan cara mengangkat-angkat dan memiringkan pinggul demi peningkatan bernafsu.

“Huuuhh .. aahh Bu, nikmat sekali Bu Linda .. ooohh, vagina ibu ooohh enaknya ooohh goyang terus Bu aahh ini yang aku suka Bu ooohh”,

“Yaahh nggg .. ooohh sayang … sedooot terus susu ibu, Gushh …”

Tangannya semakin-nekan kepalaku kearah buah dadanya yang tersedot keras sementara penisku terus masuk lebih cepat dalam liang vaginanya yang sudah terasa banjir dan sangat becek itu. Menempatkan susunya yang merupakan titik nikmatnya kugigit kecil hingga wanita itu berteriak kecil merintih menggenggam nikmat luar biasa, tanpa untung hanya kamar tidur Puas memainkan kedua buah dadanya kedua tanganku meraih dibuka dan menarik kearah wajahku, sampai disitu mulut kami beradu, kami saling memainkan lidah dalam rongga mulut penuh bergiliran. Setelah itu lidahku menjalar pembohong di pipinya naik karah kelopak untuk melumuri seluruh wajah cantik itu, dan menggigit daun telinganya. Genjotan pinggulnya semakin keras menghantam pangkal pahaku,Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

BACA JUGA:  Cerita Keperawananku Telah Di Ambil Oleh Pacarku Tercinta

“Ooohh .. aa … aahh … aahh … mmhh geliii ooohh enaknya, Gus … oooh”,

“Yaahh enaak juga Bu ooohh vagina ibu rasanya nikmat sekali, yaahh iiiyyaakkhh .. genjot yang keras Bu, nikmat sekali seperti ini, Bu ooohh ibu enaakk… ooohh Bu ooohh vagina ibu nikmat dulu, Bu”, kata-kataku yang polos pasti senang saja tanpa berkomunikasi, lagi tak kupedulikan lagi estetika bahasa Pak Rudi ini, aku tak perlu lagi membicarakan kata-kata seronok tentang alat vitalnya yang benar-benar terasa nikmat Goyang pinggulnya yang sesekali memutar itu membuat seluruh permukaan penisku terasa membelai dinding bagian dalam pembunuhannya. Tanganku yang tadi ada di sana yang sekarang meremas bongkahan pantatnya yang bahenol itu. Setiap ia melepaskan ke bawah dan menghempaskan vaginanya ke penisku, secara otomatis tanganku meremas keras bongkahan pantatnya. Secara reflek pula vaginanya menjepit dan berdenyut seperti menyedot batang penisku. Hanya sepuluh menit setelah itu goyangan tubuh Bu Linda terasa menegang, aku mengerti kalau itu adalah pertanda orgasme yang akan segera diraihnya, ooouuuhh .. Ini pertambahan pertama dalam hidupku aku suka ini, anak ini benar-benar perkasa, ooh dia masih tampak kekar dan tenang. “Aku melepaskan anak muda, aku tak kuat lagi memegang ini, oooh penismu terasa seperti peluru kendali yang meluluh lantakkan rahimku .. oooh nikmatnya.”

“Gusss … aahh ibuu ngaa … nggak kuaat aahh aahh aahh ooohh …”,

“Taahaan Bu … Tunggu aku dulu mm nggg .. Noooh enaknya Bu .. tahan dulu Bu … jangan keluarin dulu.”

Akhirnya Bu Linda Mencapai Puncaknya

Tapi sia-sia saja, tubuh Bu Linda menegang kaku, mencengkeram erat di pundakku, dadanya jauh dari mukaku hingga telapak tanganku semakin leluasa memberikan remasan pada buah dadanya. Aku sadar sulitnya menahan orgasme itu, sampai aku meremas keras susunya untuk memaksimalkan kenikmatan orgasme itu membantah. “Ooo … nggg … aahh … sayang sayang sayang akuang oooh enaak ibu kelauaar keluar keluar haah haah hhooohh ooohh …”, teriaknya panjang-lebar cari jalan permainan itu. Aku merasakan vaginanya di sekitar penisku mengeras dan terasa mencengkeram erat sekali, desiran zat cair kental terasa menyemprot enam kali di dalam liang vaginanya sampai kira-kira beberapa detik kemudian ia mulai lemas dalam pelukanku. Dengusan nafasnya menentukan suasana yang mendadak sepi itu.Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Uhh, perkasanya anak muda ini, suamiku pun tak pernah bisa memberikan kepuasan seperti ini. Pengalaman pertamaku… ya. Terimakasih sayang, kamu telah memberikan pelajaran dan tak terlupakan ini. Aku ingin tahu nikmat nikmatnya seks yang kamu berikan Tapi bagaimana dengan kamu sendiri? Hei dia masih tegar, yah aku masih bisa merasakan getar nafsu yang hebat di batang penisnya yang masih terjepit dalam vaginaku.

Bu Linda pindah ke meja kecil di pojok ruangan lalu beberapa saat kemudian ia sudah menunggu jawaban dari gagang telepon yang menempel di telinganya. Aku mulai bisa menebak akal-akalan ini.

“Halo Pak, bapak di mana nih? Tapi kok sampai habis belum selesai juga? Jam dua belas .. hah? ooo begitu, iya deh kalau gitu Mami tunggu yah, daah ”, ia membuka gagang telepon dan langsung meraih tanganku dan menarikku kearah tangga.

“Gus kita masih punya satu jam lagi … cukup, kan?”

“Ya cukup Bu, tapi saya kuatir kalau …”,

“Kalau bapak datang? Tenang saja … pindah akan melihat kita melihat mobilnya dari jarak yang cukup jauh ”, Ia terus menaiki tangga, melewati lantai dua tempat kamar Lisa terus menuju lantai tiga di mana berisi ruang khusus untuk bersantai dengan tempat duduk empuk yang panjang dan sebuah payung besar mirip payung pantai.

“Bukan itu maksudku, Bu ..”,

“Lalu maksud kamu apa”, ia menatapku,

“Maksud saya,… saya kuatir jika ibu meminta lagi dan kita main lagi dan… aauuuwww”, belum lagi kata-kataku habis Bu Linda menjamah batang penisku lalu meremasnya dengan keras.

“Iiihh .. nakal kamu, awas lho kalau kamu keluar duluan, janji yah, keluar samaan”, katanya genit. Aneh sikap Bu Linda yang sehari-hari menilai itu malam ini hilang tak berbekas, ia mendadak berubah seperti perawan yang baru saja beranjak remaja, kubur mencubit pantatnya yang sintal dengan gemas. Kami berdua benar-benar menikmati saat itu mirip pengantin baru yang sedang berbulan madu.

Sampai di lantai atas yang terbuka itu, aku memandang sekeliling. Rumah ini memang yang tertinggi di antara rumah yang lain di lingkungan kompleks pejabat berani, berlantai tiga sehingga tampak kompleks terlihat jelas dari sini.

“Sekarang lakukan apa maumu sayang, ibu mau puasin kamu sepuas-puasnya”, ia merebahkan diri di kursi panjang yang bisanya menjadi tempat membaca koran minggu pagi wanita itu, ia masih memegang tanganku dari tadi. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Tidak, Bu. Bukan ini yang saya inginkan ”, kataku menggeleng,

“Lalu ibu mau kamu apain?”

“Coba sekarang ibu berdiri membelakangi saya”, aku menunjuk ke arah batas lantai yang menghadap pintu gerbang di bawah.

“Terus?”

“Naikkan sebelah kaki Ibu di bangku ini”, aku mengambilkan kaki tiga setinggi lutut,

“Kamu mau ibu buka pakaian?”

“Tidak, Bu. Saya lebih senang melihat ibu dengan gaun itu, ibu tampak jauh lebih menggairahkan ”,

Bu Linda Suka Dengan Fantasi Seks Yang Kubuat

Dasar anak muda! Serunya dalam hati, tetapi ia senang juga pada fantasi seks anak ini. Baginya apapun yang dimintanya adalah pelajaran berharga. Ia yakin benar anak ini jauh lebih mengenal variasi seks dari pada ia sendiri yang selama perkawinannya hanya mengenal teknik seks dari pembicaraan, dan terus terang menerima takkan pernah mendapat fantasi sehebat ini. Tanpa variasi dan sangat menjemukan.

Hamparan pemandangan vulgar sudah tersaji, Bu Linda, wanita memutuskan baya empat puluhan yang sekarang dibelanjakan dengan pantatnya yang semok sejajar dengan penisku yang mulai tegang. Aku menyingkap ujung bawah gaunnya keatas dan menyelipkannya di ikatan pinggang gaun itu. Pantat itu terbuka dan samar-samar terlihat belahan vaginanya yang terjepit kedua belahan pantat itu. Kukocok sebentar penisku yang sudah tegang untuk menambah kerasnya, lalu pelan kusambung kecelah yang mulai basah itu dari belakang. Agen BandarQ

“Ooohh… nggg”, desahan khasnya saat menerima masuknya penis besar dan panjang itu.

“Ini salah satu posisi favorit saya, Bu, ibu suka?”

“Hooohh … i. Aku .. Iya .. ibu suka sekaliii .. hheeehh .. aahh ”, Pompaanku memulai, sambil meremas payudara dibuka lagi sambil memijit klitoris di bagian atas vaginanya. Bu Linda mendesah semakin cepat, nafasnya pun semakin memburu, tusukan-tusukan penisku dari Arah belakang beranggapan ia kini balas dengan menggoyang-goyang. Hempasan pangkal pahaku menimbulkan decakan suara yang semakin keras saat ia juga menghempaskan kenaikannya saat aku menusuk ke arah vaginanya. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Iyaakkkhh iiihh uuhh aauuuwww … hheehh .. nikmat genjot aah”,

“Oohh Bu, nikmat sekali ini, oohh ini aahh iniii Bu aahh … enaakkhh … ssshh”,

“Ayooo sayaang ibu su .. sudaah hampir laagiii aahhmm ssshh …”

“Tahan Bu sentar laagiii aahh ssshh sssttt… eeehh… oooh enaknya vagina ibu”,

“Aduuuhh .. Gus cepetakan sayaang… aduuuh enaknya kooon ooohh penis kamu, sayang”,

Sebenarnya saya sudah pernah mencoba semaksimal mungkin untuk memperbaiki ejakulasiku belum oooh, sulit sekali berhasil cepat jika dengan pasangan utama aman dan semolek Bu Linda ini. Dan kejadian itupun terulang, Bu Linda mendesah panjang dengan tubuh yang kembali menegang. Tangannya meremas tiang tempat ia berpegang sambil menggigit bibirnya.

“Aauuuwww ibu nggak tahaan sayang ooohh…, enaakhh ibu keluar lagiii”,

“Oooh Bu mm”, aku sedikit kecewa saat ia menghentikan gerakan. Kakinya ia turun dari bangku yang membuat penisku tercabut.

“Ibu capeeek, sayang .. selangkangan ibu rasanya pegal sekali”, ia tampakku lemas, aku diam sebentar. Ah sangat peduli ..! aku harus memuaskan dirku sekarang! Kalaupun ia menolak akan kuperkosa wanita ini. Aku menariknya dengan sedikit kasar lalu kudorong ia besar untuk menungging dan bertumpu di kedua kaki dan diaktifkan. Pahanya kulebarkan dengan sedikit penyebaran,

“Ampun sayang, ibu nggak kuat lagi, oooh ibu nyerah deeeh” ia meminta.

“Ooohh anak muda ini, gila !!! Benar-benar gila kau Agus .. kau mampu membuatku orgasme sampai dua kali dan kau sendiri masih belum apa-apa. Dan sekarang .. oh tuhan aku mau diapakan. Aku memang suka permainanmu yang hebat ini tapi ooouuuh … ampuuun gelii … “

Aku menghunjamkan penisku dari belakang, kupikir doggy style ini biasanya membuatku cepat keluar,

“Maafkan aku bu, tapi tubuh ibu sangat menggairahkan, ini peluang yang sudah aku tunggu sejak pertama kali melihat ibu”, aku mulai memaju mundurkan menangku menggenjotnya. Permintaannya untuk dihentikan. Bagaimana rasanya orang yang sehari-hari tampak judes dan kejam ini merasakan keperkasaanku yang telah dua kali memenuhi tumbang. Aku semakin menikmatinya. Genjotanku semakin lancar, tak kupedulikan lagi desahan dan rontaannya yang timbul dari rasa geli itu. Sepuluh menit kemudian, aku baru mengalami ekspresi ejakulasi, sengaja kupercepat dan perkeras genjotanku. Tanganku meraih buah dadanya yang ditarik dan bergoyang keras akibat benturan pangkal pahaku yang bertubi-tubi.

Seketika Mobil Dari Suami Bu Linda Datang

Tapi tiba-tiba sekali, sekelebat sinar terang dari kendaraan tampak di kejauhan. Dan wajah Bu Linda yang benar-benar menghadap ke arah yang tampak jelas, menolak reflek dari reaksi kenikmatan yang baru saja mulai ia rasakan lagi. Akupun demikian, kami bagai tersambar listrik, langsung terdiam dan tak bergerak, hanya beberapa detik sebelum Bu Linda reflek mencabut gigitan vaginanya dan berdiri menghadapku.

“Itu bapak! Kita harus kembali ke kamar masing-masing, kunci kamarmu ”, katanya cekatan, mulai membuka tegang, pesona seksi dan libidonya seperti hilang tak berbekas. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Ayooo !!! Kamu tunggu apa .. ”, ia seperti membentakku karena melongo seperti patung goblok.

“Aku… iya Bu, tapi ..”, aku meraih buah dadanya dan menyorongkan mulutku, tapi baru sedetik mulutku mendarat ia sudah menepisnya sambil melotot.

“Jangan tunda, Gus. Ayo cepat kamu tunggu apa lagi ”, ia merapikan pakaian tidur itu dan pergi. Aku mengikuti dari belakang. Bajuku sudah terpasang tapi celanaku hanya kutenteng.

“Besok kita lanjutkan, itu kalau kita selamat malam ini …”, ia memberiku kecupan dan langsung keluar dari hadapanku. Untung saja kamarku ada di lantai dua, di samping kamar Lisa, coba kalau di lantai dasar pasti sudah ketahuan Pak Rudi, karena harus mencapai kamar khusus tamu harus melewati kamar tamu dan ruang keluarga dulu.

Aku menutup pintu kamar, sebentar aku terpaku. Ah, benar juga Bu Linda, dasar aku saja yang sudah kesetanan berpikir untuk memaksanya menuntaskan permainanku. Dadaku bergetar saat menghadapi kesulitan bahayanya jika kejadian itu sampai diketahui pak Rudi. Pasti aku mati … ya … mati! Dengan perasaan itu-aku menuju kedekat pintu, menempelkan telingaku di daun pintu itu, berharap kalau mendengar apa yang terjadi di bawah. Kamarku memang dekat tangga keruang bawah sehingga suara-suara di lantai dasar terdengar dari situ. Aku mendengar suara pintu di buka,

“Maaf Mi, Papi pulang selarut ini uuuh capeknya”, suara Pak Rudi terdengar khas, bariton. Tak ada jawaban setelah itu. Lalu terdengar langkah dua orang membuka kamar dan menutup pintu. Aku masih tegang, pikir aku mulai tenang dan berusaha menerka apa yang terjadi, mungkinkah Pak Rudi menanyai tanya mengapa begitu berkeringat? lalu apakah jawaban Bu Linda? Apakah itu akan menimbulkan kecurigaan? Ah mungkin saja Bu Linda membasuh mukanya sebelum ia keluar menyambutnya. Tapi apakah itu tak menampakkan itu Bu Linda tak tidur semalaman?

Oooh Persetan !! Teriakku dalam hati itu bukan urusanku, sungguh sial! Aku kembali ketempat tidur. Coba memejamkan mata tapi ah, lagi-lagi wajah Bu Linda dengan tubuh tanpa busana datang, coba kuhapus, tak bisa. oooh tubuh halus perempuan matangbaya seleraku, putih bersih dan halus, wajah dewasa, keibuan. Dan wow buah dada itu .. payudara terindah yang pernah kulihat, besar, padat sedikit turun karena tua dan mungkin Pak Rudi yang terlalu sering meremasnya, itu yang kusuka, tambah pesonanya sebagai wanita dewasa. Terbayang bibirnya yang mmhh mengulum penisku penuh, dan ah terindah dan ternikmat yang pernah aku rasakan. Kenapa aku begitu tergila-gila pada wanita ini? Huh, goyang sambil aku menggaulinya tadi, sungguh luar biasa yang tak tertandingi oleh yang lain, yang pernah aku nikmati sebelumnya. TapiCerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Tapi bukankah malam ini aku tidak tuntas? Sudah dua kali ia menerima kepuasan dariku belum sedetikpun aku menikmati puncak birahiku sendiri. Ini tidak adil! Akhirnya obsesi dan bayangan seksi Bu Linda itu pula yang menyebabkan aku nekat, aku bangun. Jarum jam menunjukkan angka 1,30 pagi. “Aku harus memuaskan diriku, sekarang juga! Yah sekarang juga, harus, aku harus menumpahkan spermaku dalam rahimnya, yah dalam vagina Bu Linda ”, benakku bergumam keras dalam hati. Dengan hati-hati aku melangkah keluar kamar, menurun menuju tangga dasar dan akhirnya sampai di depan kamar Pak Rudi. Ternyata akalku utama juga, setelah kutempelkan telingaku pada daun pintu aku berbicara jelas dengkuran laki-laki, pasti itu Pak Rudi. Pria itu jelas terlalu lelah sehabis kerja sehari-hari, untung juga dia tidak meniduri yang cantik itu,

Kebetulan di situ ada piano besar dengan kursinya. Aku mengangkat kursi itu dengan hati-hati dan meletakkannya di samping pintu. Lalu kunaiki dan mengintip lewat celah di atas. Kulihat Pak Rudi yang mendengkur keras dengan muka menghadap ke samping dan bantal telinganya, bagus berarti lelaki botak itu akan mendengar kalau aku harus membuka pintu kamar ini. Dan kulihat Bu Linda masih siap, tampak tampak seperti menerawang jauh memandang ke langit-langit kamar, memikirkan wanita itupun tak bisa tidur. Aku yakin ia takkan sanggup memejamkan mata malam ini, wanita itu takkan sanggup ingat malam yang baru saja dialaminya, eh kami alami. Ia takkan begitu saja menghilangkan rasa sakit dan menikmati kesenangan di selangkangannya.

Aku Akhirnya Nekat Untuk melakukannya

Sekarang aku benar-benar nekat, pokoknya “nekat tahun ini”. Mengetuk pintu dari kayu jati mungkin akan membuat terbangun, tapi membukanya dengan hati-hati mungkin tidak akan menimbulkan suara. Dan .. krek! ah tidak berpindah. Langsung terbuka dan langsung juga membuat Bu Linda terhenyak, tetapi dengan cepat aku meletakkan jari telunjuk di bibir. “Wow nekat ..! Kau anak muda mm… tanpa persiapan aku sudah mendapatkan obat tidur. Tapi ah, sungguh asyik main-main dengan bahaya seperti ini. Aku mau tahu apa yang akan ia perbuat menyerahkan sekarang. Oh penis besarnya serasa masih mengganjal di celah dinding vaginaku, aku ingin lagi! ”

Ia mengulurkan tangan memberi tanda setuju untuk keluar dan menunggu. Aku pun mengangguk, dan berlalu. Dadaku berdetak keras, jika ini terjadi setiap hari selama tiga hari saja, aku pasti jantungan. Lalu Bu Linda muncul dari balik pintu kamarnya dan berjalan kearahku,

“Kita di dapur saja .. dari situ kita bisa melihat ke arah pintu kamar ibu”, bisiknya.

“Baik Bu”,

Dapur itu memang menghadap ke ruang keluarga dan pintu kamar tidur mereka bisa dilihat jelas. Mungkin Bu Linda pikir harus mempertimbangkan sampai keluar dan keluar dari kamar tidur maka akan tampak jelas dari jendela dapur ini, sementara jendela itu sendiri hanya tampak remang jika dilihat dari arah sebaliknya. Cerdik juga! Aku yang sudah tak sabar lagi langsung menuntunnya untuk berdiri dan bersandar di dinding ruangan itu, kulepas ikatan gaun tidurnya, meraih buah dada montoknya dan langsung menyedot puting susu itu bergiliran, huh nikmatinya payudara perempuan ituboleh dipilih. Dengan posisi berdiri seperti ini, semak dadanya memang terlihat lebih menantang, walau agak turun tapi ukurannya lebih tinggi daripada rata-rata yang dibutuhkan sehingga sulit ditantang birahi.Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

“Heeehhggg … mm ayooolah sayang jangan berlama-lama disitu, ingatlah dong”, keluhnya,

“Baik Bu”, jawabku tak membantah, lalu berjongkok berhenti di depan pahanya yang mengangkang dan memutar permukaan vaginanya, lidahku terjulur membasahi dinding tebalnya di bagian luar. Kemudian aku tergesa dibuka segera kutusukkan penisku yang memang tegang non-stop sedari tadi. Masuk dan langsung menggoyangnya maju mundur. Tak seperti suasana sebelum Pak Rudi datang, desahan Bu Linda terdengar seperti berbisik.

“Huuuhh yaahh .. ini sayang yaah pijit yang agak keras yaah ..”, bisiknya ditelingaku sambil membawa telunjukk kananku sambil meletakkan susunya, aku menjepit payudara buah itu dengan jari tengah dan ibu jari, telunjukku membelainya. Kucoba meresapi gerakan pinggulnya yang sekarang ikut bergoyang seperti berdansa, mengimbangi gerakan pinggulku yang sesekali mulai-mutar, membuat penisku mengaduk-aduk lubang kenikmatan di antara pangkal pahanya. Agen Sakong

“Kali ini kamu harus bisa keluar sayang, ooohh ibu mau cairan kamu masuk ke dalam rahim ibu. Harus sayang, kamu harus keluarin sekarang. Kalau bukan ibu nggak akan sanggup lagi, hheeehh ooohh yaahh ooohh yyyaahh iiyaahh aahh aauuuh enaknya ooohh besar sekali penis kamu aahh uuuh tolong sayang? ”

“Yah hhmm aahh nikmat sekali Bu ooohh aku sudah keluar sekarang oohh jepit bu oooh vagina ibu enaakkkhh mm”, balasku mendesah sambil menundukkan kepala dan menyedot puting susunya. Kedua tanganku mengangkat buah dada itu sambil meremas-remas dan mengarahkannya ke mulutku yang terus menyedotnya.

“Ooohh .. yyyyaahh .. ooohh yyyaahh, ibu juga mau keluarkan .. Aarrr aakkkhh yyyaahh, sekarang Gus sekarang ooohh genjot ibu susu oeehh remas susu ibu remah-remah yaahh yang keraas lagi ooohh… sekarang yaakkhh yaakkhahlah yang kesekian kali di malam itu dan …

“Saya juga bu ooohh vagina ibuu .. ooohh bu ooohh bu saya keluar, keluar keluaarrr enaak Bu ooohh enaak sekali aahh ahh ahh ahh ahh yaahh ..”, akhirnya aku juga memesan birahi dengan ejakulasi yang sangat bermanfaat, kalau aku mendongak ke atas , penisku memuntahkan seluruh isinya ke dalam liang vagina Bu Linda yang juga memperbaiki hal sama. Kami sama-sama mengalami puncak hubungan seks dengan dahsyat. Tubuh kami sama-sama menegang dengan keras saling berpelukan erat sekali. Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.

Beberapa detik kemudian kami terduduk lemas di lantai dapur itu, lega sudah sekarang terasa. Tubuhku terasa ringan dan enteng. Namun Linda menyandarkan pada pundakku, ia juga tampak lemas setelah memperbaiki tiga kali orgasme, nafasnya masih terdengar tak teratur, ia lalu memperbaiki ikatan gaun tidurnya yang dilepaskan. “Kamu sudah puas sayang?”, Bisik Bu Linda. “Sudah, Bu. Terimakasih, ibu nikmat sekali. Sudahkah lebih dari saya tidak melakukan dan ibu adalah wanita tercantik yang pernah saya kenal ”,.

“Bisa saja kamu, Gus tapi benar benar kamu hebat” bisiknya sambil membelai dadaku yang bidang.

“Baru kali ini lho, ibu mencapai puncak, Gus.”

“Ah saya juga sama deh bu puas banget” balasku mesra. Kamipun saling berpelukan mesra.

Karena kejadian tersebut kami berdua selalu mengulanginya di setiap kesempatan, sebagian besar bila ditawarkan merupakan tugas ke luar kota.

Nah, Itulah ceritaku tentang Cerita Panas Merasakan Tubuh Istri Pejabat Yang Behenol.  Anda bisa menikmati betapa nikmatnya mendapatkan tubuh bu linda yang aku kagumi itu. Seketika Hayalanku selama ini bisa terwujud dan bayang – bayang itu tak hanya khayalan lagi. Saat ini saya bisa merasakan tubu dan linda di saat ada waktu luang dan kami selalu menikmatinya.

XODOMINO  Adalah Penyedia Berbagai Macam Permainan Judi Online Uang Asli Indonesia Yaitu Rupiah, Yang Diperlukan Selama 24 Jam Setiap Harinya Tanpa Non-stop. Beberapa Jenis Taruhan Uang Asli Yang Kami Sediakan Di Antaranya:  AduQ  | BandarQ | Poker | Bandar Poker | Capsa Susun | Sakong | DominoQQ | Bandar66 | Yang Bisa Di Mainkan Hanya Menggunakan Satu Userid.

Keungulan Yang Membuat Kami Menjadi Situs Judi Kartu Online Terpercaya Di Indonesia Adalah Semua Pemain Yang Ada Di Sini Murni 100% Pemain VS Pemain. Terlebih Lagi Kami Memberi Perlayanan Login Menggunakan Smartphone Gadget Anda, Agar Memudahkan Anda Bermain.

Untuk Login Anda Bisa Menggunakan Tautan Alternatif Resmi Kami Yang Ada Di Bawah Ini:

Hubungi Layanan Pelanggan 24 Jam:

Baris: xodomino

WeChat: xodomino

WA: +855.1128.1901